Standar Ganda Negara Barat Terhadap Negara Mayoritas Muslim
Kita sering mendengar jargon-jargon manis dari negara Barat, demokrasi, hak asasi manusia, kebebasan berpendapat, hingga penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Namun, semua itu seolah hanya berlaku bila sesuai dengan kepentingan mereka. Begitu negara mayoritas Muslim mencoba berdiri dengan prinsipnya sendiri, standar ganda itu terlihat begitu nyata. Ambil contoh Palestina. Barat dengan cepat mengutuk perlawanan rakyat Palestina yang berjuang melawan pendudukan, tetapi bungkam atau bahkan memberi dukungan penuh ketika Israel, sekutu strategis mereka, melakukan penindasan yang jauh lebih brutal. Ketika Rusia menyerang Ukraina, Barat dengan lantang menyebutnya pelanggaran HAM, lalu mengirim bantuan militer dan dana triliunan. Namun saat bom jatuh di Gaza dan anak-anak terbunuh, mereka menyebutnya “hak membela diri” bagi Israel. Bukankah ini wajah paling jelas dari standar ganda? Contoh lain adalah ketika Barat berbicara tentang kebebasan berpendapat. Mereka begitu keras menolak se...