Selamat Hari Pahlawan, 10 November
Hari ini bukan sekadar tanggal di kalender yang kita lewatkan dengan unggahan seremonial dan kata-kata manis. Ini adalah hari untuk merenung tentang arti perjuangan, tentang makna Indonesia yang sesungguhnya.
Kita sering kali lupa bahwa negara dan pemerintah adalah dua hal yang berbeda. Pemerintah adalah penyelenggara negara, manusia yang bisa salah, bisa khilaf, bahkan bisa tergelincir oleh kepentingan. Tapi negara Indonesia tanah air yang diperjuangkan dengan darah dan air mata adalah sesuatu yang jauh lebih besar dari itu. Negara ini adalah ruh dari perjuangan jutaan orang, baik yang namanya tercatat dalam buku sejarah maupun yang tak sempat dikenal siapa pun.
Kesalahan pemerintah bukanlah kesalahan Negara. Kritik pada kebijakan boleh, bahkan harus, tapi mencaci Indonesia karena kecewa pada penguasa adalah bentuk lupa pada sejarah. Sebab, negeri ini bukan milik pejabat yang duduk di kursi empuk kekuasaan, melainkan milik mereka yang rela mati agar merah putih bisa tetap berkibar.
Seperti kata Bung Karno, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya.” Dan menghargai jasa pahlawan bukan hanya dengan mengheningkan cipta, tapi juga dengan menjaga semangat persatuan, dengan berhenti menodai nama Indonesia karena ulah segelintir orang yang tak amanah.
Hari ini, 10 November, mari kita buktikan bahwa darah mereka tidak tumpah sia-sia. Bahwa semangat mereka masih hidup dalam setiap jiwa yang mencintai negeri ini dengan cara yang benar , dengan kritis, dengan hati, dan dengan cinta yang tak tergantikan.
“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah. Perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Ir. Sukarno
.png)
Comments
Post a Comment