Laksamana Malahayati
Profil
Laksamana Malahayati atau Keumalahayati, diprediksi lahir pada 1 Januari 1550, wafat di Krueng Raya tahun 1615, ayah Laksamana Malahayati adalah Laksamana Mahmud Syah, Laksamana Malahayati dikenal sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.
Laksamana Malahayati menjadi nama sebuah nama jalan di sekitar bantaran Kalimalang, Jakarta Timur.
Laksamana Malahayati atau nama lainnya adalah Keumalahayati merupakan darah biru dari kesultanan Aceh.
Kisah
Pada 11 September 1599, Malahayati memimpin 2.000 tentara Inong Balee (janda pahlawan yang terbunuh) dalam duel di geladak kapal yang mengakibatkan kematian Cornelis de Houtman. Pertempuran itu melawan kapal dan benteng Belanda. Sungguh keberanian yang luar biasa dari seorang perempuan, pantas untuk mendapatkan gelar Laksamana.
Perlawanan Melawan Portugis
Pasca konflik di Teluk Haru, perang Malahayati dengan penjajah dimulai. Armada Portugis melawan kekuatan angkatan laut Kesultanan Aceh. Pasangan Malahayati, Laksamana Zainal Abidin, tewas dalam konflik itu. Malahayati menawarkan kepada Sultan Aceh untuk mengorganisir pasukan yang terdiri dari para janda prajurit Aceh yang tewas dalam pertempuran setelah ditinggalkan suaminya hingga meninggal. Tuntutan itu disetujui. Laksamana berpangkat, ia dipilih untuk bertugas sebagai komandan pasukan Inong Balee. Perempuan Aceh pertama yang menduduki jabatan ini adalah Malahayati.
Perlawanan Melawan Belanda
Tugas menjaga pelabuhan niaga Aceh jatuh ke tangan Laksamana Malahayati dan pasukannya. Laksamana Malahayati menghadapi kapal Belanda pada 21 Juni 1599 yang berusaha memaksakan kehendaknya. Wajar jika Laksamana Malahayati dan anak buahnya tidak bisa menerimanya. Mereka melawan. Cornelis de Houtman dan beberapa pelaut Belanda tewas dalam tragedi itu. Orang Aceh menangkap Frederick de Houtman, wakil komandan armada Belanda.
Wafatnya Laksamana Malahayati
Pada tahun 1615, Laksamana Malahayati meninggal dunia. Makamnya dapat ditemukan di Desa Lamreh di Kabupaten Krueng Raya Kabupaten Aceh Besar. Pada 9 November 2017, Laksamana Malahayati bersama 3 orang lainnya mendapat kehormatan sebagai Pahlawan Nasional.
Motivasi dari Laksamana Malahayati
- Pemberani
- Pandai Berdiplomasi
- Berani Berbeda dari Yang lain
- Berani Memulai
- Jiwa kepemimpinan yang baik
Referensi
Azizah, K. (2020, November 5). Menilik Kisah Malahayati, Laksamana Wanita Pertama Dunia Asal Aceh Disegani Barat. Merdeka.com. https://www.merdeka.com/trending/menilik-kisah-malahayati-laksamana-wanita-pertama-dunia-asal-aceh-disegani-di-barat.html
Dinas Kebudayaan D.I. Yogyakarta. (2022, September 12). Laksamana Malahayati Perempuan Pejuang yang berasal dari Kesultaan Aceh. Budaya.jogjaprov.go.id. https://budaya.jogjaprov.go.id/berita/detail/1257-laksamana-malahayati-perempuan-pejuang-yang-berasal-dari-kesultaan-aceh
Faizal, A. (2022, November 28). Kisah Laksamana Malahayati – Panglima Laut Perempuan Pertama di Dunia. http://Www.goodnewsfromindonesia.id. https://www.goodnewsfromindonesia.id/2022/11/28/mengenal-sosok-laksamana-malahayati-panglima-angkatan-laut-perempuan-pertama-di-dunia
Wikipedia. (2022, December 1). Malahayati. Wikipedia. https://id.wikipedia.org/wiki/Malahayati
.png)
Comments
Post a Comment